Minggu, 10 Februari 2013

Potong Rambut

Saya mau potong rambut ini ceritanya, tapi bingung mau dipotong model apa. Cowok juga berhak kan buat tampil modis, stylist. Ingat betul saya, sedari kecil hingga sekarang gak pernah potong rambut dengan model dan gaya yang macem macem. Belah samping ketika SD, belah tengah dan kuncung ala tintin pas SMP, cepak dan agak gondrong waktu STM. Kuliah, lebih didomimasi rambut yang selalu cepak.

Satu hal lagi, dari dulu memang saya agak cuek dengan penampilan. Tapi semakin kesini kok saya merada ada sedikit perubahan, lebih sedikit ada perhatian lah sama penampilan, dalam hal ini tentang rambut. Jadi terprovokasi untuk mencoba model potongan rambut yang berbeda.

Dari awal saya mengenal yang namanya potong rambut, sekalipun saya belum pernah merasakan yang namanya perawatan rambit dan atau potong rambut rambut di salon. Kalo gak di tukang cukur ya pasti dipotong sendiri sama bapak.

Sama halnya dengan wanita, laki laki juga punya kiblat yang dijadikan trend setter untuk gaya potongan rambutnya. Walau tidak sebetagam gaya potongan rambut untuk wanita, tapi pakem pakem untuk potongan rambut laki laki itu tetep ada. Yang umum mungkin adalah gaya potongan rambut cepak, mulai dari ysng 1 senti, cepak ala polisi, atau cepak kotak ala tukul arwana. Dan masih banyak lagi model poyongan rambut yang lain.

Yang paling mudah tentunya kalo kita bisa membawa foto atau gambar dari model potongan rambut yg kita inginkan. Inspirasinya bisa saja muncul ketika kita nonton tv, melihat gaya rambut dari aktor bintang film, musisi, pembawa berita, atau bahkan pemain bola. Diantara nanyak pilihan, kali ini saya suka dengan gaya potongan rambut milik vokalis band Maroon Five, si Adam levine.

Cukup sederhana, tipis di bagian samping dan belakang, spike semi mohawk di bagian atas. Dipadu dengan kumis dan jambang tipis, laki banget dah, hehehee..

Yang jadi masalah, selalu saja terjadi kegagalan transfer knowledge dari saya ke pak tukang cukurnya. Hampir di setiap model gaya rambut baru yang saya inginkan, belum bisa diterjemahkan dalam perintah perintah yang memudahkan pak tukang cukur untuk memahami keinginan saya.

Jadi sepertinya nesok saya akan membawa gambar ini saja untuk dikasih lihat ke pak tukang cukur.

Rabu, 06 Februari 2013

Not A Piece of Cake

       Saya sedang menunggu pie susu yang saya buat untuk order besok pagi ini mateng. Membuat kue adalah hobi buat saya, tapi kalo bisa memperoleh penghasilan dari hobi, kenapa tidak. Sejak awal tahun 2012 kemarin saya sudah mulai disibukkan dengan hobi baru ini. berawal dari iseng membuat pie susu dan membaginya ke teman kantor, akhirnya bisa jadi lahan buat saya mencari uang jajan. 
       Otodidak, gak ada yang mengajari saya, berbekal penasaran, oven dan cetakan beli dadakan, serta mixer pinjaman, saya mulai mencoba resep yang saya dapat dari internet. Gak mudah memang, membuat kue ini butuh ketelatenan, kesabaran. Mulai dari membuat adonan kulit pie, menaruhnya dalam cetakan, hingga mencampur bahan isian. Itupun masih ditambah dengan beberapa jam hingga pie susu ini mateng dan siap dikemas. 
      Gak mudah, karena kerap kali saya harus begadang untuk memenuhi pesanan dari mereka yang penasaran. Untuk konsumsi sekedar konsumsi pribadi atau untuk oleh oleh kerabat yang datang, bahkan untuk keperluan acara keluarga. Di satu sisi saya juga masih bekerja, mau gak mau setelah pulang kerja segala kesibukan ini saya kerjakan. Untungnya membuat kue inimadalah hobi, jadi meski capek, lelah, saya tetap menikmatinya. Saya gak pernah memandang mudah kegiatan ini, kualitas rasa saya usahakan untuk konsisten agar mereka yang sudah menikmati bisa meningkatkan statusnya menjadi pelanggan. 


         Capek dan lelah yang saya rasakan ini membuat saya kadang jadi jengkel ketika ada yang memandang sebelah mata terhadap proses yang saya lalui. Saya pernah mendengar dalam film film dan acara tv, sebuah idiom bahasa inggris "piece of cake", maksudnya untuk mengungkapakan bahwa sesuatu itu sangatlah mudah. Saya kok jadi mikir ya, kenapa harus "piece of cake"..? Apakah segitu remeh dan mudahnya kah kue itu di mata mereka..? Apakah mereka tahu bahwa banyak proses yang harus dilalui untuk sebuah cake/kue itu bisa disajikan..? Apakah mereka mengerti bahwa banyak emosi dilibatkan dalam proses penciptaan kue ini..? 
       Sebagai praktisi di bidang kue, saya merasa bukan hal yang tepat untuk mengatakan suatu hal yang mudah dengan "piece of cake". Karena secara pribadi saya merasakan proses ini semua tidaklah mudah. Saya akan tetap menggunakan kata "mudah" untuk mengatakan keadaan yang mudah, bukan lagi "piece of cake". Lebih karena saya ingin menghormati apa yang sedang saya kerjakan,menghargai apa yang sedang saya kreasikan. Bukan lagi sebuah benda biasa, tapi sebuah karya seni yang terlahir dari curahan emosi dan kasih sayang. Karena keterikatan emosional dan kasih sayang saya pada hobi ini yang membuat segala proses yang tidak mudah dan melelahkan jadi suatu rutinitas yang terus dan terus berulang saya lakukan. 

Walau melelahkan tapi ini semua menyenangkan. Ok, nampaknya pie susunya sudah mateng, saya harus bersiap un tuk mengemasnya. :)

Jumat, 01 Februari 2013

Dream On Move On


Dream On Move On
by Andra and The Backbone

Bila dirimu merasa hidupmu seakan
Berhenti berakhir dan mati
Janganlah bersedih karena takkan berarti
Hidupmu terhenti di sini

Dream on move on hidup hanya sekali
Dream on move on tak ada yang perlu disesali
Dream on move on jangan pernah berhenti bermimpi
Dream on

Lepaskan semua yang pernah menjadi bebanmu
Hingga kau tak lagi terbelenggu
Relakan semua yang telah terjadi padamu
Jangan kau tinggal di masa lalu

Dream on move on hidup hanya sekali
Dream on move on tak ada yang perlu disesali
Dream on move on jangan pernah berhenti bermimpi
Dream on

Hapus takutmu buang ragumu
Jangan pernah berhenti

Dream on move on hidup hanya sekali
Dream on move on tak ada yang perlu disesali
Dream on move on jangan pernah berhenti bermimpi
(terus bermimpi dan berlari)
Dream on move on hidup hanya sekali (dream on)
Dream on move on tak ada yang perlu disesali
(jangan berhenti dan sesali)
Dream on move on (move on)
Jangan berhenti terus berlari (dream on)
Dream on move on dream on

  
*This song dedicated for my lovely Tiffany Bobotelli.. 

Rabu, 30 Januari 2013

Trio Mohawk

Transfer saga Mario Balotelli akhirnya berakhir. Seperti dilansir goal.com tanggal 30 Januari 2012, pihak Manchester City sebagai klub pemilik pemain yang dijuluki Super Mario ini telah sepakat dengan AC Milan dengan nilai transfer 20 juta euro.
 Selama ini si bengal kerap akrab dengan gaya rambut mohawk nya, dengan bergabungnya dia di AC Milan maka bisa dipastikan ad trio penyerang mohawk mengisi line up I Rossoneri. Di AC Milan sendiri ada beberapa orang yang bergaya rambut mohawk, yang paling fenomenal tentu saja penyerang muda Italia berdarah Mesir Stephan El Shaarawy, dan youngster asal Perancis L. M'baye Niang. 

Mohawk lu boleh juga sob..!!

Kedatangan Balotelli di AC Milan diharapkan bisa mengangkat prestasi tim peraih 16 kali juara serie A ini ke posisi yang lebih baik. Seperti kita tahu musim 2012/13 ini Si Merah Hitam yang kini didominasi pemain muda sempat mengalami start buruk setelah ditinggal bintang bintangnya.Terseok seok dan tercecer hingga nyaris di papan bawah, kini di paruh kedua AC Milan berada di peringkat 5 klasemen sementara.

Benvenuto Mario !!

Niang dan El Sha

not running anymore..

Kapan sih seorang yang sedang berlari akhirnya memutuskan untuk menghentikan laju kedua kakinya..? Ada dua kemungkinan, pertama dai sudah mencapai garis finish, kedua karena dia sudah lelah. Ibaratnya kita yang hidup ini adalah sedang berlari menuju garis finish. Ya, aku, kamu, mereka, kita semua sedang berlari. Tapi apakah kita sudah benar benar mengetahui garis finish yang kan kita tuju..? Atau jangan jangan kita sedang berlari menuju arah yang salah, mengikuti jejak jejak yang ternyata menuntun kita menjauh dari finish. Atau mungkin ada yang mengambil jalan pintas yang entah kemana ujungnya.

Setelah sekian lama aku berlari, yang kukira akan menuju garis finish yang kuharapkan, kusadari bahwa sebnarnya aku teramat jauh keluar dari jalur. Ternyata selama ini aku hanya menghindar, dari rambu rambu, dari tiap peringatan, yang sebenarnya adalah bertujuan menjagaku tetap berada di jalur yang benar. Kini kulelah, ku tak lagi mampu berlari, dan ku tak ingin lagi berlari.

Sadar bahwa bukan di sini seharusya aku berada. harus kembali dan semua harus aku hadapi. Bersyukur masih diberikan kesempatan. Tak ingin lagi ku berlari, berlari menghindar, berlari menjauh. Lelah, dengan tenaga tersisa, meski hanya dengan berjalan, tapi bisa kulihat kilauan cahaya garis finish, meski hanya dengan berjalan, tekadku bulat, niatku kuat, untuk tetap dijalur yang benar dan sampai di tujuan..


Minggu, 27 Januari 2013

Bintang

Bahkan bintang pun butuh gelapnya malam untuk bisa terlihat. walau kadang tertutup mendung tapi kupercaya engkau tetap ada di sana. atau ketika bumi ini sedang berada di terang siang harinya, akupun percaya engkau tetap ada di belahan sana.
Walau kecil, kau tetaplah bintang, engkau mandiri, sinarmu itu asli. bersyukur aku dengan kegelapan ini, mungkin ini jawaban mengapa Tuhan mempergilirkan malam setelah siang. Agar aku bisa bertemu dengan penawar rinduku, karena kini ku bisa melihatmu lagi. Bintangku..


Ini Musang apa Garangan ya..?

Jam 12 malem kurang dikit lah, saya berangkat ke unit, meskipun baru lepas dines jam 10 malem tadi. Ada lembur jaga bongkar Bahan Bakar Minyak di unit, ya ceritanya ini lagi lembur gitu. Saya naik motor ke unit, nah pas di perjalanan, situasinya kan gelap, lampu depan motor saya ini sempat menyorot pada sebuah objek bergerak. saya menyimpulkan itu anjing, karena emang banyak anjing yang berkeliaran di lingkungan Gilimanuk ini.
Setelah jarak semakin dekat dengan yang saya kira anjing tadi, kesimpulannya mendadak berubah. Ternyata bukan anjing. Ukurannya lebih kecil dari anjing, lebih besar daripada kucing,  badan dan ekornya panjang. Wah wah mahkluk apakah itu..?
Saya sempat bertanya tanya dalam hati hingga sampai di unit. Dan meningkat statusnya menjadi penasaran. Apakah tadi yang saya lihat itu musang, garangan, atau bahkan rubah..? Meski bukan kali pertama menemui kejadian semacam ini tapi tetep aja sensasi penasarannya itu bikin mata gak ngantuk.






Kira kira penampakannya seperti gambar di atas lah. Dan beberapa kali saya menemuinya di unit juga ketika malam hari. Jelas hewan ini merupakan jenis hewan nocturnal. Lha terus apa yang membedakan antara musang, garangan, dan rubah..?
Ini ngeblog juga sambil googling lho nyari perbedaannya apa. Oke, mungkin ada baiknya di awal ini kita telaah dari penampakan secara fisik ya, biar tau aja bedanya, baru nanti dianalisa lebih detail.
Kalo musang kan tadi udah pada lihat ya, ni sekarang saya kasih penampakannya garangan, dapat dari kaskus..

Nah, gimana beda kan penampakannya, kalo gambar yang di bawah ini menampilkan si rubah, bukan rubah ekor sembilan..
Rubah ini ternyata lebih mirip srigala, tapi versi mini..
itu tadi perbedaan secara fisik ya tentang ketiga jenis hewan tadi. Jadi sekarang saya bisa mengambil kesimpulan, bahwa ternyata yang berpapasan di jalan tadi dan yang selama ini sering berkeliaran di unit itu adalah musang. Bisa dipelihara gak ya..? heheheee..